“Nusantara Bersatu” Indonesia Back to Back Juara Umum di Festival Budaya Internasional ke-14 UIM
Stan Indonesia meraih juara umum untuk kedua kalinya berturut-turut dalam Festival Budaya Internasional ke-14 di Universitas Islam Madinah, dengan total hadiah 30.000 riyal Saudi. Selain itu, Indonesia juga memenangkan lomba puisi (700 riyal), kuliner tingkat Asia (1.000 riyal), dan busana internasional (700 riyal). Tema "Nusantara Bersatu" diusung dengan menampilkan budaya Sasak, Maluku, dan Melayu melalui pakaian adat, seni, dan kuliner khas. Stan ini juga menyuguhkan cemilan Nusantara, permainan tradisional, maskot Garuda, serta baju adat untuk fotobooth, menjadikannya salah satu yang paling ramai dikunjungi. Prestasi ini menjadi kebanggaan mahasiswa Indonesia di Madinah dan bukti daya tarik budaya Indonesia di kancah internasional.

Madinah — Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh stan Indonesia dalam ajang Festival Budaya Internasional ke-14 yang diselenggarakan di Universitas Islam Madinah. Untuk kedua kalinya secara berturut-turut, Indonesia berhasil meraih juara umum, setelah sebelumnya juga keluar sebagai juara pada edisi tahun lalu.
Atas capaian tersebut, stan Indonesia berhak membawa pulang total hadiah sebesar 30.000 riyal Saudi, sekaligus menegaskan dominasinya dalam ajang bergengsi tersebut.
Keberhasilan ini semakin lengkap dengan raihan di berbagai cabang lomba. Indonesia berhasil meraih juara 1 lomba puisi dengan bahasa masing-masing dengan hadiah 700 riyal, serta juara 1 hari kuliner tingkat wilayah Asia dengan hadiah 1.000 riyal. Selain itu, pada cabang lomba busana internasional, Indonesia juga meraih juara 1 dengan hadiah sebesar 700 riyal.
Tahun ini, stan Indonesia mengusung tema “Nusantara Bersatu”, dengan menampilkan kekayaan budaya dari tiga suku utama, yaitu Sasak, Maluku, dan Melayu. Ketiga budaya tersebut dihadirkan melalui berbagai elemen, mulai dari pakaian adat, seni pertunjukan, hingga kuliner khas yang mencerminkan keberagaman Indonesia dalam satu kesatuan.
Tidak hanya itu, stan Indonesia juga menyuguhkan berbagai cemilan khas Nusantara yang dapat dinikmati oleh para pengunjung. Suasana semakin hidup dengan hadirnya berbagai permainan tradisional seperti bakiak dan gasing yang bisa langsung dicoba oleh pengunjung.
Salah satu daya tarik yang paling mencolok adalah kehadiran maskot Garuda yang selalu menarik perhatian. Banyak pengunjung yang antusias untuk berfoto bersama maskot tersebut. Selain itu, stan Indonesia juga menyediakan baju-baju adat yang dapat dikenakan oleh pengunjung untuk berfoto di area photobooth, sehingga memberikan pengalaman budaya yang lebih interaktif dan berkesan.
Konsep yang atraktif dan interaktif ini membuat stan Indonesia menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi selama festival berlangsung. Antusiasme pengunjung dari berbagai negara menjadi bukti kuat bahwa budaya Indonesia memiliki daya tarik yang luar biasa di kancah internasional.
Perwakilan panitia stan Indonesia menyampaikan rasa syukur atas pencapaian tersebut. “Alhamdulillah, ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Semoga prestasi ini bisa terus dipertahankan dan menjadi motivasi untuk tampil lebih baik lagi ke depannya,” ujarnya.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi mahasiswa Indonesia di Madinah, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa budaya Indonesia mampu bersaing dan bersinar di kancah internasional, sekaligus memperkuat pesan persatuan dalam keberagaman melalui tema “Nusantara Bersatu.”
Tentang Penulis
Kontributor


